
Blog
Rincian Biaya Mengisi Rumah Full Furnish dengan Kayu Jati: Habis Berapa Juta?

Memiliki rumah idaman yang full furnish dengan kayu jati tentu menjadi impian banyak orang. Kayu jati dikenal karena kekuatannya, keindahannya, serta daya tahannya yang luar biasa, menjadikannya pilihan material yang premium. Namun, ketika berbicara tentang biaya, pertanyaan yang sering muncul adalah: ‘Habis berapa juta untuk mengisi rumah secara penuh dengan furnitur kayu jati?’
Artikel ini akan mengupas tuntas rincian biaya yang perlu Anda pertimbangkan ketika ingin mengisi rumah Anda dengan furnitur kayu jati berkualitas. Kami akan mencakup berbagai elemen, mulai dari jenis furnitur, kualitas kayu, hingga biaya tambahan yang mungkin timbul. Mari kita bedah bersama!
Mengapa Memilih Kayu Jati untuk Furnitur Rumah?
Sebelum masuk ke rincian biaya, penting untuk memahami mengapa kayu jati menjadi pilihan favorit untuk furnitur:
- Kekuatan dan Keawetan: Kayu jati memiliki serat yang padat dan alami, membuatnya sangat kuat dan tahan terhadap rayap serta cuaca. Furnitur jati bisa bertahan puluhan bahkan ratusan tahun jika dirawat dengan baik.
- Keindahan Alami: Corak serat kayu jati sangat unik dan indah. Warnanya yang khas, seringkali coklat keemasan, memberikan kesan elegan dan mewah pada setiap ruangan.
- Nilai Investasi: Karena keawetan dan keindahannya, furnitur kayu jati seringkali memiliki nilai investasi yang baik. Harganya cenderung stabil bahkan meningkat seiring waktu.
- Mudah Perawatan: Meskipun terlihat mewah, perawatan furnitur jati relatif mudah. Cukup dibersihkan secara rutin dan diberi pelapis khusus sesekali.
Perkiraan Rincian Biaya Furnitur Kayu Jati untuk Rumah Full Furnish
Menentukan biaya pasti memang sulit karena dipengaruhi oleh banyak faktor. Namun, kita bisa membuat perkiraan kasar berdasarkan jenis ruangan dan item furnitur yang dibutuhkan. Anggaplah kita merinci biaya untuk rumah tipe 45-60 meter persegi sebagai gambaran.
1. Ruang Tamu
Ruang tamu adalah wajah rumah Anda, jadi penataannya perlu diperhatikan. Berikut item furnitur utama:
- Sofa: Satu set sofa (3-seater, 2-seater, dan 1-seater) atau sofa sudut berbahan kayu jati dengan bantalan berkualitas bisa berkisar antara Rp 8.000.000 – Rp 25.000.000.
- Meja Tamu: Meja kopi dengan desain minimalis hingga ukiran klasik dari kayu jati bisa memakan biaya Rp 1.500.000 – Rp 7.000.000.
- Lemari Pajangan/Rak Buku: Lemari pajangan kaca atau rak buku berbahan jati bisa dihargai Rp 3.000.000 – Rp 10.000.000.
- Meja TV: Meja TV minimalis atau buffet TV dengan laci penyimpanan, harganya mulai dari Rp 2.000.000 – Rp 8.000.000.
Total Perkiraan Ruang Tamu: Rp 14.500.000 – Rp 50.000.000
2. Ruang Keluarga/Keluarga
Bagian ini biasanya lebih santai dan fungsional.
- Sofa Santai/Sofa Bed: Jika terpisah dari ruang tamu, sofa santai berbahan jati bisa berkisar Rp 5.000.000 – Rp 15.000.000.
- Meja Samping (Side Table): Meja kecil di samping sofa, harganya Rp 700.000 – Rp 2.500.000 per buah.
- Rak Televisi: Jika tidak menyatu dengan meja TV, rak televisi mandiri bisa Rp 1.500.000 – Rp 6.000.000.
Total Perkiraan Ruang Keluarga: Rp 7.200.000 – Rp 23.500.000
3. Kamar Tidur Utama
Kamar tidur adalah tempat istirahat, jadi kenyamanan dan estetika sangat penting.
- Tempat Tidur (Ranjang): Ranjang ukuran Queen atau King berbahan jati solid, bisa ditambah laci penyimpan, harganya mulai dari Rp 5.000.000 – Rp 20.000.000.
- Nakasi (Nakas/Meja Samping Tempat Tidur): Sepasang nakas di sisi ranjang, masing-masing sekitar Rp 700.000 – Rp 3.000.000 per buah, jadi Rp 1.400.000 – Rp 6.000.000 untuk sepasang.
- Lemari Pakaian: Lemari pakaian 2 pintu atau 3 pintu berbahan jati dengan desain modern atau klasik, harganya antara Rp 7.000.000 – Rp 25.000.000.
- Meja Rias: Meja rias dengan cermin dan beberapa laci, biayanya berkisar Rp 3.000.000 – Rp 10.000.000.
Total Perkiraan Kamar Tidur Utama: Rp 16.400.000 – Rp 61.000.000
4. Kamar Tidur Anak/Kamar Tamu
Untuk kamar kedua atau kamar tamu, perabotannya bisa disesuaikan:
- Tempat Tidur: Ranjang single atau double berbahan jati, biaya sekitar Rp 3.000.000 – Rp 12.000.000.
- Lemari Pakaian: Lemari pakaian 1-2 pintu dari jati, harganya Rp 4.000.000 – Rp 15.000.000.
- Nakasi/Meja Belajar Kecil: Jika diperlukan, biaya bisa tambahan Rp 1.000.000 – Rp 4.000.000.
Total Perkiraan Kamar Tidur Kedua: Rp 8.000.000 – Rp 31.000.000
5. Ruang Makan
Area makan yang nyaman menambah kehangatan keluarga.
- Meja Makan: Meja makan untuk 4-6 orang berbahan jati, harganya Rp 4.000.000 – Rp 15.000.000.
- Kursi Makan: Set 4-6 kursi makan berbahan jati, each sekitar Rp 800.000 – Rp 3.000.000, jadi total Rp 3.200.000 – Rp 18.000.000.
- Buffet/Credenza: Lemari penyimpanan piring atau alat makan, harganya Rp 3.000.000 – Rp 10.000.000.
Total Perkiraan Ruang Makan: Rp 10.200.000 – Rp 43.000.000
6. Dapur dan Area Fungsional Lainnya
Beberapa item fungsional mungkin juga terbuat dari kayu jati.
- Kitchen Set (Kabinet Dapur): Jika memilih kabinet dapur berbahan jati solid, biayanya bisa sangat premium: Rp 15.000.000 – Rp 50.000.000 atau lebih, tergantung luas dan desain.
- Rak Dapur/Gantungan: Rak bumbu, gantungan alat masak dari jati: Rp 500.000 – Rp 2.000.000.
- Meja Bar/Pulau Dapur (Jika Ada): Rp 3.000.000 – Rp 10.000.000.
Total Perkiraan Dapur: Rp 18.500.000 – Rp 62.000.000
Total Estimasi Biaya Full Furnish Kayu Jati
Mari kita jumlahkan perkiraan biaya minimal dan maksimal dari semua area di atas:
- Biaya Minimal: Rp 14.500.000 (Ruang Tamu) + Rp 7.200.000 (Ruang Keluarga) + Rp 16.400.000 (Kamar Utama) + Rp 8.000.000 (Kamar Kedua) + Rp 10.200.000 (Ruang Makan) + Rp 18.500.000 (Dapur) = Rp 74.800.000
- Biaya Maksimal: Rp 50.000.000 (Ruang Tamu) + Rp 23.500.000 (Ruang Keluarga) + Rp 61.000.000 (Kamar Utama) + Rp 31.000.000 (Kamar Kedua) + Rp 43.000.000 (Ruang Makan) + Rp 62.000.000 (Dapur) = Rp 270.500.000
Jadi, untuk mengisi rumah secara full furnish dengan kayu jati, Anda perlu menyiapkan anggaran mulai dari sekitar Rp 75 juta hingga lebih dari Rp 270 juta. Angka ini adalah estimasi kasar dan bisa jauh lebih tinggi tergantung pada kualitas kayu jati, tingkat kerumitan desain, merek, dan luas rumah.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Biaya
Beberapa faktor krusial yang akan sangat mempengaruhi total biaya meliputi:
- Kualitas Kayu Jati: Terdapat berbagai grade kayu jati, mulai
dari jati kampung, jati perhutani, hingga jati tua premium. Semakin tua dan padat kayunya, semakin mahal harganya, namun sebanding dengan daya tahan dan keindahan seratnya.
Desain dan Tingkat Kerumitan: Furnitur dengan ukiran klasik, detail rumit, atau desain custom tentu membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama dan biaya tukang yang lebih tinggi dibanding model minimalis.
Finishing: Finishing natural, melamine, duco, atau kombinasi warna tertentu akan memengaruhi harga. Finishing premium yang dikerjakan berlapis akan membuat furnitur lebih awet, tetapi biayanya juga lebih besar.
Ukuran dan Ketebalan Kayu: Furnitur dengan ukuran besar dan ketebalan kayu di atas standar akan lebih mahal, namun biasanya lebih kokoh dan tahan lama.
Sistem Produksi: Furnitur custom dari pengrajin biasanya lebih fleksibel secara desain dan ukuran, sementara produk pabrikan atau showroom tertentu bisa lebih mahal karena branding dan biaya operasional.
Ongkos Kirim dan Instalasi: Pengiriman furnitur kayu jati cukup berat dan berisiko, sehingga ongkos kirim, bongkar muat, hingga instalasi (khususnya kitchen set atau lemari besar) perlu dimasukkan ke dalam anggaran.
Tips Menghemat Biaya Furnitur Kayu Jati Tanpa Mengorbankan Kualitas
Agar anggaran tidak membengkak namun tetap mendapatkan furnitur jati berkualitas, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:
Prioritaskan Ruangan Utama
Fokuskan penggunaan kayu jati solid pada ruangan yang paling sering digunakan atau paling terlihat, seperti ruang tamu dan kamar tidur utama. Untuk ruangan lain, Anda bisa mengombinasikannya dengan material kayu lain atau veneer jati.
Pilih Desain Minimalis
Model minimalis modern biasanya membutuhkan lebih sedikit material dan pengerjaan dibanding ukiran klasik, sehingga harganya lebih ramah di kantong.
Beli Bertahap
Tidak harus langsung full furnish sekaligus. Anda bisa mengisi rumah secara bertahap sesuai prioritas dan kondisi keuangan.
Pesan Langsung ke Pengrajin
Memesan langsung ke pengrajin kayu jati sering kali lebih hemat dibanding membeli di showroom besar, dengan kualitas yang bisa disesuaikan kebutuhan.
Perhatikan Spesifikasi, Bukan Hanya Harga
Pastikan Anda menanyakan jenis kayu, ketebalan, sistem sambungan, dan finishing. Harga murah tanpa spesifikasi jelas sering kali berujung pada kualitas yang mengecewakan.
Apakah Furnitur Kayu Jati Layak untuk Full Furnish?
Dari sisi biaya, furnitur kayu jati memang tergolong mahal dibanding material lain. Namun jika dilihat dari usia pakai, kekuatan, dan nilai estetikanya, jati justru lebih ekonomis dalam jangka panjang. Furnitur jati tidak perlu sering diganti, mudah diperbaiki, dan tetap terlihat bernilai meski sudah digunakan bertahun-tahun.
Bagi banyak pemilik rumah, furnitur kayu jati bukan sekadar pelengkap interior, melainkan aset jangka panjang yang menambah nilai rumah secara keseluruhan.
Kesimpulan
Mengisi rumah full furnish dengan kayu jati membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, mulai dari kisaran Rp 75 jutaan hingga di atas Rp 270 juta, tergantung spesifikasi dan skala rumah. Biaya tersebut dipengaruhi oleh kualitas kayu, desain, finishing, serta sistem pembelian furnitur.
Dengan perencanaan matang, pemilihan furnitur yang tepat, dan strategi penghematan yang cerdas, impian memiliki rumah full furnish kayu jati tetap bisa diwujudkan tanpa harus menguras keuangan. Kayu jati bukan hanya soal kemewahan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan keindahan rumah Anda.


